Eva, Terry dan Gua (Agustus 2016)

Tags

, , , , , , , , , , , , , , ,

Eva dan gua memutuskan untuk jalan2 ke Yogya bulan Agustus ini dengan Terry si Nissan Terano. Perencanaannya gak terlalu lama dan sederhana aja. Hanya pergi ke Yogya naik Terry, bersantai-santai diperjalanan. Dan kalau jodoh, bisa nemu tanah yang harganya murah dan luas di kaki gunung Merapi.

jogjakarta-yogyakarta-merapi-travel-tour-terrano-terano-jawa-tengah

Nemu lokasi yang cukup rindang, didaerah Brebes untuk makan siang. Santai dulu.

Continue reading

Gion, Kyoto, Japan for second time (2016)

Tags

, , , , , , , , , , , ,

Catatan dan foto jalan-jalan kedua kali ke Jepang, Gion di Kyoto.

Setelah mengunjungi Nara, kami bergegas ke Gion, karena ingin mengambil foto para Geisha berangkat kerja. Sayang kami sudah terlambat, karena sudah terlalu sore setiba di Gion. Walaupun begitu Gion tetap indah untuk cuci mata atau untuk mencari obyek foto, jadi tidak akan menyesal meskipun tidak dapat foto Geisha berangkat kerja. Gang sempit dan bersih, lampu-lampu cantik, tulisan dengan huruf yang gak bisa gua baca, sakura yang masih tersisa dibeberapa lokasi, sangat indah.

Eva selalu bilang kalau Kyoto adalah kota favoritnya di Jepang. Gua sih setuju saja, meskipun Osaka lebih banyak toko kameranya 🙂

gion kyoto night nikon photography d610 street best photo must see

Narrow alley bristo

Continue reading

Adul Love Aeng

Tags

, , , , , ,

Gua nemuin negatif film ini dikotak yang sudah lama gak pernah gua cek. Gua scan dan hasilnya lucu juga. Gua coba buat narasi hasil imajinasi gua.

Adul dan Aeng itu keponakan gua dari Eva, istri gua. Mereka selisih sekitar 1 tahun (mungkin). Adul lebih muda sangat segan, kalau gak mau dibilang takut, dengan Aeng. Tapi dilain sisi, Adul sangat jagain Aeng. Hubungan yang kompleks buat anak umur 6-7 tahun ya. Lokasi di Tangerang. Difoto dengan kamera Diana Mini diisi film kodak colorplus.

aeng, adul, rachel, abdul, tangerang, river, sungai, kali, diana, mini, lomography, analog, film, kids, street

Continue reading

Osaka Castle in spring 2015

Osaka Castle in spring 2015.
The original picture taken with Bronica SQ-A and Kodak Ektacolor 160 medium film format. Scanned with Nikon D300. 

Satu hari sebelum ke Osaka Castle, saya beli kamera Bronica SQ medium format di Osaka Umeda. Diisi dengan film Ektacolor yang sudah ada, kita menuju Osaka Castle.

Sakura dimana-mana. Mulai dari jalan masuk sudah terlihat Sakura mengembang. Dominasi warna putih bunga Sakura, Osaka Castle sangat indah.

medium-format-bronica-120-mm-6x6-ektacolor-kodak-japan-jepang-osaka-sakura-cherry-blossom-castle-tree-april-march-water-lake-landscape-cityscape--travel-photography-best-01

Osaka Castle frame with cherry blossom.

Continue reading

Prague, Czech Rep. with Zorki 6

Tags

, , , , , , , , , , ,

Hari pertama di Praha

Praha atau Prague kata orang Inggris, ibu kota Republik Ceko. Dulu adalah ibu kota Cekoslovakia, sebelum negara ini pecah menjadi Republik Ceko dan Slovakia dengan ibu kota Bratislava. Akhirnya gua datang kekota ini juga, setelah bertahun-tahun mendengar cerita bapak gua, yang pernah kuliah disini sebelum g30s PKI meletus.

Penginapan gua dan Eva, gak terlalu jauh dari Prague Old Town, cukup dengan naik trem satu kali. Easy Hotel didaerah Praha-Holešovice zastávka  trem stasiun. Dan tidak jauh juga dari stasiun bis antar kota. Setelah berjuang mencari lokasi hotel ini, dikarenakan lokasi yang sedikit terhalang dari jalan, hotel ini susah ditemukan, meskipun berada dilokasi yang strategis, ditambah kesulitan membaca signange tulisan dalam bahasa Ceko. Dengan kamar yang super duper mini, nyaris tidak ruang untuk menaruh tas kami. Bersyukur ranjangnya sangat nyaman utuk tidur setelah seharian berjalan kaki.

Hari pertama setelah tiba malam hari di hotel dari Berlin, kami memutuskan untuk tidur dahulu, tentu setelah mengeluarkan kompor listrik dan memasak makan malam. Setelah kenyang, brosing-brosing sebentar dan tidur.

Continue reading

Venice, Italy with Holga Camera (part two)

Tags

, , , , , , ,

Akhirnya kesampaian juga melihat sendiri seperti apa Venesia atau Venezia atau Venice, dengan mata kepala sendiri. Kota yang pada waktu gua kecil, cuma bisa didenger dan baca dari cerita petualangan Marcopolo. 

Gua dan Eva menginap di”daratan” bukan di bagian kanal dari kota Venesia. Satu-satunya faktornya, karena mahal!. Jadi kita menginap di Camping Village Jolly, via 30175, Via Giuseppe de Marchi, 7, kurang lebih 30 menit naik bis dan jalan kaki dari People Mover Venesia, pemberhentian terakhir semua kendaraan seperti kereta, bis dan mobil. Selanjut bisa jalan kaki atau Water Way. 

Venice, Italy 2015.
Foto-foto ini diambil dengan kamera Holga dan film Kodak Ektacolor 160.

gondola-boat-water-way-venice-venesia-venezia-holga-120mm-kodak-ektacolor-dslr-scan--lightroom-photography-travel-must-see-best-traveling-lomography-lomography-9316

Water way in Venice, Italy.

Continue reading

Paris, France (with Holga camera)

Tags

, , , , , , , , , ,

We were so young and fall in love, Paris whispered to hold your loved one tightly in eternity.

paris france perancis menara tower eiffel holga 120mm kodak ektacolor dslr scan  lightroom photography travel must see best traveling-0847-2

Love Her madly. Taken with Holga and Kodak Ektacolor 160. Scan with Nikon DSLR.

tags: paris, france, perancis, eropa, europe, travel, trip, holga, 120mm, memory, analog, film, budget, backpacker, photography, must, see, best

Bali gak ada matinya (November 2015)

Tags

, ,

Translate

Akhirnya setelah pesan tiket dan hotel di Bali, karena dorongan impulsif, berangkatlah kami ke Bali. Eva, Dextra, Ira, Fifi, dek Diah dan Gua. Dengan maskapai Airasia, tiba di Ngurah Rai sekitar pukul 3 sore WIT. Bli Dewa, langganan sewa mobil sudah siap menunggu dengan Avanza yang kami sewa 250 ribu perhari diluar bbm. Setelah melihat / cek kondisi mobil. Kami segera beranjak dari Ngurah Rai dengan tujuan pertama; Restoran Taliwang Baru, jalan jend. Sudirman. Restoran ini terkenal di Denpasar dengan menu makanan dari daerah Taliwang, Lombok. Gua dan Eva selalu berusaha menyempatkan diri makan disini, jika ke Bali. Setelah berjuang mencari jalan dengan bantuan GPS, sampai juga pada tujuan kami. Continue reading